Get Adobe Flash player

Kinerja

Rencana Umum Pengadaan

Instansi Eksternal

kwarcabpurworejo.org

pa-purworejo.go.id

pn-purworejo.go.id

indonesia.go.id

bappenas.go.id

Daftar Telpon Penting
(Kode telpon 0275) Purworejo
PEMDA 321012
POLRES 110
RSUD 321118
PLN 321043
Telkom 162
PDAM 321050
PMI
321348
PEMADAM
324218/324219
SATLAK PBA
323850
POS
161
Home News Serba serbi

Serba serbi

ragam info

Penanaman Nilain-Nilai Pramuka Harus Dimulai Sejak Dini

Waka Bidang Binawasa Pramuka Kwarcab Purworejo Dra Titik Mintarsih MPd mengatakan  bahwa abad 21 yang merupakan abad kemajuan teknologi canggih, membawa dampak positif dan negatif. Hal ini menuntut gerakan pramuka untuk melakukan upaya mengatasi masalah, baik dalam organisasi maupun perikehidupan kepramukaan.

 

Rehabilitasi Bencana Harus Diawali DaLA

Sebanyak 60 orang dilatih menilai kerusakan  akibat bencana (Damage and Losses Assesment/ DaLA).. Mereka berasal dari personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, unsur satuaan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, dan unsur kecamatan se Kabupaten Purworejo. Pelatihan selama tiga hari, dibuka Sekda Purworejo Drs Tri Handoyo MM, di aula hotel Sanjaya beberapa waktu lalu.

 

Pembinaan Kepada LSM Bukan Indoktrinasi

Lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau organisasi kemasyarakatan (Ormas) diperbolehkan mempunyai identitas atau lambang sebagai ciri dari organisasi tersebut. Identitas tersebut bisa dikenakan baik di kaos, topi atau tempat lain. Namun lambang sebagai identitas ormas, tidak boleh menyamai lambang atau bendera negara.

 

Festival Kutoarjo VII, Silaturahimnya ‘Wong Thorjo’ di Perantauan


Paguyuban Wong Thorjo (Pakutho) kembali menggelar hajatan akbar ”Festival Kutoarjo VII dan Halal Bihalal (Festiku VII dan HBH)”. Acara silaturahim dan halal bihalal masyarakat asal Kutoarjo yang berdomisili di Jabodetabek ini, telah rutin terselenggara sejak 2008. Selain menjadi ajang reuni, Festival Kutoarjo 2014 juga merupakan wujud apresiasi warga perantauan terhadap karya seni budaya dan kuliner dari daerah asalnya Kutoarjo, Kabupaten Purworejo.

 

Hasil Bumi Dikirab Dalam Riyaya Undhuh-Undhuh

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kutoarjo merayakan Riyaya Unduh-Unduh, dengan mengkirabkan hasil bumi yang dipersembahkan untuk gereja. Kirab riyaya unduh-unduh diawali kelompok kesenian tradisional angklung, kemudian enam kelompok gunungan yang berisi hasil bumi, satu ekor kambing, kelompok drumband, dan kelompok warga gereja menggunakan pakaian tradional jawa.

 
Iklan